Menu

Mode Gelap

Daerah

Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana BUMDES Berkah Jaya,Ini Kata Sekretaris BUMDES Narso


 Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana BUMDES Berkah Jaya,Ini Kata Sekretaris BUMDES Narso Perbesar

Pringsewu,Lampung,radarsidoarjo.site – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkah Jaya, Pekon Pandansari Selatan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, kini tengah diterpa isu miring. Sekretaris BUMDes, Narso, diduga melakukan ilegalisasi dan pengelolaan dana desa.

Menanganggapi hal tersebut Sekretaris BUMDES Berkah Jaya, NARSO.

Ini Kata Narso: Saya memang mengatakan uang cas Rp 30 juta, laptop,atk dan dokumen lain.dokumen lain itu menjelaskan keuangan BUMDES berikut rinciannya,itupun masuk ke dalam berita serah terima.dan segala administrasi itupun nantinya akan diserahkan penyelesaiannya oleh pengurus baru.Saya tidak pernah menggunakan uang BUMDES,saya hanya menyimpan uang BUMDES. Sementara bendahara tidak mampu memeggang uang dan alasan lain takut hilang.

Lanjut Narso,karna sering hilang di rumah dan waktu itu sering dipakai.
Itu mencakup uang BUMDES itu artinya udah salah, seharusnya tanya lagi Ama orang Pekon atau penasehat atau pengawas.benarkah yang namanya itu menyalah gunakan uang dan di salah gunakan untuk apa,harus jelas dan kalo untuk pelaporan BUMDES lama itu sudah jelas dan di ketahui oleh pengawas berikut penasehat,juga pengurus lama dan baru.

Jadi jangan asal naikan berita bahaya .
Saya tidak memasukkan kerekening pribadi, saya pegang uang itu.
Rekening saya Lo kosong.
Nggak ada isinya.

Diberitakan Sebelumnya

​Berdasarkan keterangan dari mantan Direktur BUMDes Berkah Jaya, Priyatin, selama masa jabatannya hingga proses reorganisasi, BUMDes tersebut telah menerima kucuran Dana Desa sebesar Rp140.000.000.

​Pada saat reorganisasi tahun 2025, Priyatin mengaku telah menyerahkan seluruh aset kepada direktur yang baru, Triyono. Penyerahan tersebut meliputi Uang Tunai senilai Rp60.000.000. , ​Catatan piutang usaha genteng senilai Rp17.000.000.dan ​Catatan simpan pinjam senilai Rp13.000.000.

​Priyatin juga mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai pengelolaan keuangan selama ini. “Rekening resmi BUMDes itu kosong, karena uang BUMDes selama ini masuk ke rekening pribadi Sekretaris (Narso),” ujar Priyatin.

​Menanggapi hal tersebut, Narso saat dikonfirmasi di kediamannya memberikan keterangan yang berbeda. Ia menyebutkan bahwa dana yang diserahkan ke direktur baru hanya sebesar Rp30.000.000, dengan catatan kredit usaha genteng mencapai Rp31.000.000.

​Terkait penggunaan rekening pribadi untuk mengelola dana desa, Narso berdalih hal itu dilakukan karena kondisi organisasi yang sempat tidak aktif.

​”Karena BUMDes sudah lama vakum, jadi rekening pribadi yang saya gunakan. Kalau mau tahu lebih jelas mengenai aliran dana BUMDes Berkah Jaya, tanya saja ke Pak Lurah atau Sekdes,” kilah Narso.

​Di sisi lain, Direktur BUMDes hasil reorganisasi, Triyono, mengaku telah menerima sejumlah aset fisik berupa satu unit laptop dan meja tulis. Namun mengenai detail keuangan dan catatan penagihan warga, ia mengaku masih gelap.

​”Saya sendiri tidak tahu pasti berapa jumlahnya (piutang), karena semua catatan tersebut masih dipegang oleh Sekretaris,” ungkap Triyono.

Tim.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Hapkido Resmi Hadir di Kabupaten Jember, Targetkan Prestasi di Porprov 2027

12 April 2026 - 16:59

Diduga Tambang Ilegal di Grabagan Tuban Tetap Beroperasi, Jejak Aktivitas hingga Penggunaan Solar Subsidi Disorot

11 April 2026 - 21:23

Tahap II Kasus Kades Akhmad Dwi Setiyono, Tim Pengacara Siap Hadapi Laporan Pasal 471 dan 521 KUHP

9 April 2026 - 18:48

Pasca viral Di Media Online ,Surya Dwi Saputra Kepala Pekon Wates ,Pringsewu Tambah Sapi Ke BUMDes Arta Guna Untuk Ketahan Pangan 2 Ekor

2 April 2026 - 11:20

Praktek Dugaan Mafia Tanah Makin Marak, Nihan Warga Kebonagung  Jadi Korban Tanah Miliknya Diaku Orang lain

1 April 2026 - 20:20

Kabid Pemberdayaan Dinas PMP Pringsewu Septi Eka Sari Mengakui Belum Turun Ke BUMDes Arta Guna Pekon Wates

31 March 2026 - 12:53

Trending di Daerah