JEMBER, radarsidoarjo.site – Dunia jasa pengamanan (BUJP) di Jawa Timur sedang menyaksikan lahirnya kekuatan baru. Meski usianya belum genap satu tahun, PT Gema Perak Indonesia (GPI) sukses membuktikan bahwa kualitas tidak selalu diukur dari lamanya beroperasi, melainkan dari dedikasi dan profesionalisme.
Dalam perayaan HUT Satpam ke-45 yang digelar di Polres Jember pada Rabu (14/1/2026), PT GPI dinobatkan sebagai BUJP Terbaik di wilayah Jember.
Tidak hanya unggul secara manajerial, personel di lapangan juga menunjukkan taringnya dengan menyabet dua gelar juara sekaligus:
* Juara 2 Lomba Borgol Polri
* Juara 2 Lomba Tongkat Polri
Standar Tinggi dan Ekspansi Tanpa Batas
Keberhasilan ini merupakan buah dari sistem pendidikan yang ketat.
Direktur PT GPI, Antok Wahyudi, mengungkapkan bahwa perusahaan yang berpusat di Singosari, Malang ini telah mencetak SDM unggul melalui diklat yang kini sudah memasuki Angkatan ke-11.
“Kami tidak hanya fokus pada penyaluran tenaga kerja, tapi juga kualitas pendidikan. Saat ini kami melayani jenjang Gada Pratama hingga Gada Madya, dan segera merambah ke Gada Utama,” ujar Antok.
Wilayah operasionalnya pun kian meluas, mulai dari Surabaya, Malang, Pasuruan, hingga Jember.
Filosofi “Gema Perak”: Dari Rakyat untuk Ketenangan Klien.
Di balik ketegasan seragamnya, PT GPI membawa misi kemanusiaan. Di bawah Arah Direktur Utama Tonny Andreas, S.H,M.H. perusahaan mengusung nama GEMA PERAK (Gerakan Masyarakat Peduli Rakyat Kecil).
Filosofi ini diterjemahkan oleh Koordinator Wilayah Timur, Mujiyanto, sebagai bentuk tanggung jawab sosial sekaligus komitmen memberikan ketenangan pikiran (peace of mind) bagi para mitra. “Kepercayaan pasar adalah prioritas kami. Hal ini dibuktikan dengan strategi sinergi bersama PT SCM Djarum se-Jawa Timur,” Mujiyanto.
Prestasi di Polres Jember ini menjadi sinyal kuat bahwa PT Gema Perak Indonesia siap menjadi pemimpin pasar di industri pengamanan dan outsourcing Jawa Timur, membawa standar baru yang lebih kompeten dan humanis.
Res/herry.






