Menu

Mode Gelap

Daerah

Sinergi Masjid dan Desa, Pasar Murah di Jambearum Bantu Ringankan Beban Warga Jelang Lebaran


 Sinergi Masjid dan Desa, Pasar Murah di Jambearum Bantu Ringankan Beban Warga Jelang Lebaran Perbesar

Jember,radarsidoarjo.site – Semangat kepedulian sosial terpancar di perbatasan Desa Jambearum dan Desa Tutul menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Pemerintah Desa Jambearum memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Takmir Masjid Darul Musthofa yang sukses menyelenggarakan Pasar Murah Ramadhan pada Senin (16/3/2026).

Kepala Desa Jambearum, Imroati, yang membuka secara resmi acara ini menekankan bahwa kolaborasi antara pihak masjid dan UMKM lokal adalah kunci penguatan ekonomi warga. “Ini kegiatan yang sangat bagus, diinisiasi oleh Takmir dan Remas Darul Musthofa.

Kami juga menggandeng UMKM sekitar untuk menjual produk seperti konveksi dan sayur-mayur. Harapannya ke depan, kegiatan ini bisa berlanjut di momen-momen lain untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat,” ujar Imroati.

Ketua Takmir Masjid Darul Musthofa, Ahmad Sobri Fauzan, menegaskan bahwa peran masjid harus melampaui aspek ibadah ritual semata.

Menurutnya, masjid memiliki tanggung jawab moral untuk hadir memberikan solusi nyata saat harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik di pasaran.

Melalui kerja sama dengan Diskopumdag Jember, pihak takmir berupaya memastikan warga mendapatkan akses pangan yang lebih murah.

“Masjid ingin hadir di tengah masyarakat, bukan hanya untuk ibadah tetapi juga momen ekonomi dan sosial. Apalagi menjelang Syawal, kebutuhan pokok meningkat. Dengan pasar murah ini, harga jadi lebih terjangkau bagi warga sekitar,” jelas Sobri Fauzan.

Manfaat dari kegiatan ini langsung dirasakan oleh masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi. Antusiasme warga terlihat jelas, terutama pada komoditas beras SPHP dan minyak goreng yang dijual di bawah harga pasar. Hj. Farida, salah satu pengunjung asal Desa Tutul, mengaku sangat terbantu dengan selisih harga yang ditawarkan, meski terdapat aturan pembatasan jumlah pembelian demi pemerataan.

“Sangat membantu sekali, Mas. Harga telur di sini 27 ribu, kalau di luar bisa 30 ribu. Minyak juga lebih murah. Tadi saya beli untuk kebutuhan Ramadhan dan persiapan Lebaran. Meski pembelian dibatasi supaya merata, saya sangat bersyukur dengan kegiatan seperti ini,” ungkap Hj. Farida.

_res/herry.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Hapkido Resmi Hadir di Kabupaten Jember, Targetkan Prestasi di Porprov 2027

12 April 2026 - 16:59

Diduga Tambang Ilegal di Grabagan Tuban Tetap Beroperasi, Jejak Aktivitas hingga Penggunaan Solar Subsidi Disorot

11 April 2026 - 21:23

Tahap II Kasus Kades Akhmad Dwi Setiyono, Tim Pengacara Siap Hadapi Laporan Pasal 471 dan 521 KUHP

9 April 2026 - 18:48

Pasca viral Di Media Online ,Surya Dwi Saputra Kepala Pekon Wates ,Pringsewu Tambah Sapi Ke BUMDes Arta Guna Untuk Ketahan Pangan 2 Ekor

2 April 2026 - 11:20

Praktek Dugaan Mafia Tanah Makin Marak, Nihan Warga Kebonagung  Jadi Korban Tanah Miliknya Diaku Orang lain

1 April 2026 - 20:20

Kabid Pemberdayaan Dinas PMP Pringsewu Septi Eka Sari Mengakui Belum Turun Ke BUMDes Arta Guna Pekon Wates

31 March 2026 - 12:53

Trending di Daerah