Menu

Mode Gelap

Daerah

Lahan Perhutani Diduga Diperjualbelikan Bebas, Warga Sumberjati Tempuh Jalur Hukum


 Lahan Perhutani Diduga Diperjualbelikan Bebas, Warga Sumberjati Tempuh Jalur Hukum Perbesar

Jember,radarsidoarjo.site – Dugaan praktik memperjualbelikan lahan Perhutani secara bebas mencuat di Desa Sumberjati, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.

Dua warga berinisial AS dan S melaporkan oknum pengurus LMDH Sumberjati atas dugaan penjualan hak garap hutan di luar mekanisme resmi dan di luar masyarakat setempat.

Keduanya mengaku sejak 2017 mengelola lahan hutan melalui skema perhutanan sosial. Namun dalam perjalanannya, muncul perjanjian penguasaan lahan seluas sekitar 3 hektar dengan kewajiban membayar Rp180 juta, yang dinilai tidak sah dan merugikan masyarakat hutan.

Kuasa hukum pelapor, Yoshua Duta Budi Pragiwaksa, SH, menyampaikan bahwa LMDH seharusnya berfungsi sebagai lembaga perlindungan masyarakat desa hutan, bukan sebagai pihak yang memperdagangkan aset negara.

“Ini berpotensi melakukan perbuatan yang melanggar hukum dan kewenangan,” ujarnya.

Pelaporan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Sumberjati agar melakukan dugaan jual beli tanah hutan dapat dihentikan, transparansi ditegakkan, dan hutan negara tidak lagi dijadikan komoditas oleh pihak segelintir.

Rohman.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Wamen Dikdasmen RI, Buka Acara Rakorwil LHKP Muhammadiyah Dan Resepsi Milad ke 3 Media Maklumat.id

14 June 2026 - 11:08

Saat Babinsa Membaur dengan Warga, Keakraban Melahirkan Solusi

12 June 2026 - 08:14

Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen pada Triwulan I 2026, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

12 June 2026 - 06:56

DWP Kabupaten Jember Dorong Pemberdayaan Anggota Melalui Penguatan Ekonomi Keluarga dan Kepedulian Lingkungan

12 June 2026 - 06:52

Diduga Ada Pelanggaran Dalam Penyaluran Bantuan Pangan Kepada Masyarakat di Desa Riung 

8 June 2026 - 18:14

Kolaborasi Media Globalindo dan GRIB Jaya Jawa Timur Perkuat Sinergi Informasi dan Organisasi

8 June 2026 - 17:56

Trending di Daerah