JAWA TIMUR,radarsidoarjo.site – Kota Lumajang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Silaturahmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Se-Balappan pada Ahad, 28 Juni 2026 / 13 Muharram 1448 H.
Acara rutin yang digelar setiap 4 bulan sekali ini bertempat di Aula KH. Abdi Manaf SMK Muhammadiyah Lumajang. “Balappan” merupakan akronim dari Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Jember, Lumajang, dan Pasuruan.
Silaturahmi ini dihadiri oleh jajaran PDM dan PDA Lumajang, Koordinator PDM Se-Balappan Prof. Dr. H. Aminullah Alhady, http://M.Ag., Prof. Dr. H. Kasman A. Rohim, http://M.Fil.I., serta Dr. H. Abu Nasir, http://M.Ag.
Sebanyak 9 PDM, 9 PDA, dan Organisasi Otonom (Ortom) Se-Balappan mengikuti forum dengan tema _“Melalui Konsolidasi Dai dan Pesantren Se-Balappan”_.

*Pesantren Muhammadiyah Hadapi Tantangan*
Dalam sesi materi, Dr. H. Abu Nasir, http://M.Ag., menekankan pentingnya penguatan pesantren sebagai basis kaderisasi dakwah Muhammadiyah.
“Namun demikian, pesantren-pesantren Muhammadiyah khususnya di Jawa Timur saat ini mengalami distruksi. Ini menjadi tantangan tersendiri dan mengkhawatirkan terjadinya ‘inflasi pesantren’, yaitu pesantren banyak tapi santrinya sedikit,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Majelis Pendidikan Muhammadiyah terus berupaya menyusun pola bertahan di tengah kebijakan Sistem Zonasi dari pemerintah. “Akibatnya, banyak sekolah Muhammadiyah mengalami degradasi jumlah peserta didik,” paparnya.
*Pentingnya Konsolidasi Dai*
Senada, Prof. Dr. H. Kasman A. Rohim, http://M.Fil.I., menyoroti perlunya konsolidasi para dai dalam penguatan dakwah Muhammadiyah.
“Sehingga setiap bentuk permasalahan dapat dicarikan solusinya dan betul-betul menjadi sebuah konsep yang solutif,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh kader untuk menguatkan akidah Muhammadiyah, baik di sekolah-sekolah Muhammadiyah maupun masjid-masjid yang dikelola Muhammadiyah, dengan semangat _“Dari Kita, Oleh Kita, dan Untuk Kita Semua.”_
Penulis :
Agus Ariyanto






