Jember,radarsidoarjo.site – Seorang anak bernama *Muhammad Hilmi*, putra dari *Junaidi Salam*, saat ini menjadi perhatian masyarakat setelah diduga mengalami tekanan psikologis yang berdampak pada perilaku menyimpang.
Muhammad Hilmi diketahui sempat *ditolak penanganannya oleh Dinas Sosial* dengan alasan keterbatasan administrasi identitas serta dinilai masuk kategori *Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)*. Kondisi tersebut menimbulkan terbukanya warga yang berharap adanya penanganan yang lebih manusiawi dan komprehensif dari beberapa pihak. Ujar pk rt suwondo.
Saat ini, Muhammad Hilmi *diamankan di Polres* setempat setelah diduga terlibat dalam *peristiwa pembakaran di rumah bibinya*, *Seniwati*, yang merupakan adik kandung dari Junaidi Salam. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Setelah di tahan d polres
Muhammad hilmi di kirim ke liposos terkait ada gangguan kejiwaan, lalu dari liposos di kirim pemeriksaan di rs soebandi di lakukan lab uji d nyatakan ODGJ oleh pihak dokter. Setelah di nyatakan ODGJ Muhammad hilmi di kirim di rsj Lawang Malang oleh liposos kabupaten jember.
Pak suwondo selaky Rt 01 rw 28 lingkungan gumuksari *Besar harapan agar setelah proses pemeriksaan dan penanganan selesai*, Muhammad Hilmi *tidak kembali menempati rumah bibi Seniwati**. Hal ini didasari kekhawatiran warga karena sebelumnya yang bersangkutan *kerap melakukan ancaman serta dugaan tindakan terhadap anak-anak kecil* di lingkungan sekitar.
Warga berharap *pemerintah daerah, Dinas Sosial, aparat penegak hukum, serta instansi kesehatan* dapat duduk bersama mencari solusi terbaik, baik dari sisi *keamanan lingkungan*, *perlindungan anak*, maupun *penanganan kemanusiaan terhadap kondisi Muhammad Hilmi*, agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Ujar pak suwondo
Rohman.






